.
Saya lulusan dari SDN Duren Tiga 07 Jakarta, SMPN 247 Jakarta, dan SMK 28
Oktober 1928 yang bertepatan hari lahirnya Bahasa Indonesia dan hari Sumpah
Pemuda. Hoby saya bermain, jalan-jalan, dan belajar bareng bersama teman-teman,
kalau sudah asyik bersama teman-teman terkadang suka sering lupa waktu. Makanan
kesukaan saya nasi goreng pedas dan minuman jus alpukat. Menurut saya, Universitas
Indraprasta (unindra) adalah salah satu perguruan tinggi yang cukup bagus baik
dari segi pembelajarannya maupun dari segi fasilitasnya. Saya sudah menjalankan
perkuliahan di unindra kurang lebih sudah hampir 3 bulan, menurut saya
dosen-dosennya asyik dan unik ada beberapa sebagian yang mempunyai peraturan berbeda
dengan dosen lainnya. Teman-teman pun asyik sebaya dengan saya itu adalah hal
yang baru saat ini yang baru saya jalani, hal yang sangat menyenangkan buat
saya adalah bisa masuk dan bergabung dalam satu kelas teman yang baru saat ini
saya kenal belum pernah saya kenal sebelumnya di luar kampus, pembelajaran yang
baru, di ajari dengan seorang dosen yang
menurut saya mereka adalah seseorang yang luar biasa dalam mengajarkan mata
kuliah perkuliahan, merasakan suasana kampus yang baru, dan hal-hal yang baru
lainnya. Niat dan cita-cita saya dalam kuliah ini ingin sukses dan bisa
membahagiakan kedua orang tua, ingin melihat mereka menangis bahagia karena
saya sukses, ingin meninggikan derajat saya dan kedua orang tua saya dalam sekitar
lingkungan yang suka mengejek dan merendahkan
keluarga saya, saya ingin membuktikan kepada mereka yang telah
merendahkan saya dan keluarga saya dengan kesuksesan saya suatu saat nanti.
Semangat dan terus berjuang sedang saya jalani sekuat dan semampu saya, semoga
impian saya terwujud di kemudian hari. Hidup perlu dengan perjuangan begitu
juga saya harus berjuang demi cita-cita dan masa depan yang lebih baik dan bisa
menyelesaikan kuliah dengan baik tepat waktu menyelesaikan dengan nilai yang
baik pula.
Terkadang saya suka
berfikir, kapan dan bagaimana saya bisa
membalas budi kepada orang tua dan dengan apa saya harus membayar semuanya
kepada mereka yang telah membesarkan saya, mendidik sejak dini, dan mengajarkan
hal-hal baik dan membiayai sekolah dari usia dini sampai dewasa seperti
sekarang ini, mungkin dengan saya kuliah dan dengan cara sungguh-sungguh suatu
saat nanti saya bisa membuktikan kepada orang tua dan membalas budi kepada
mereka dengan cara dan keringat jerih payah saya sendiri. Terkadang saya suka
sering merasa iri dengan anak-anak lain yang sudah bisa membahagiakan orang tua
walaupun itu penghasilan tidak besar. Namun, jika saya terus mengikuti rasa iri
semua tidak akan ada habisnya karena itu termasuk rasa syirik kepada orang lain
dan itu tidak patut untuk di terapkan di diri saya, ilmu yang saat ini saya
dapat di kuliah akan saya serap dengan belajar terus dengan rajin sehingga
saya bisa menyimpan pelajaran mata
kuliah di otak dengan baik setiap perkuliahan di kampus. Saya juga ingin
mempunyai teman yang setia, kompak dalam belajar, selalu ada di saat saya
membutuhkan dan sebaliknya saya juga akan selalu ada untuk mereka di saat
mereka butuh saya, mendengar keluh kesah saya saat saya sedang bersedih, memberi
motivasi, dan memberi solusi yang baik, saling tukar pikiran dalam hal apapun,
selalu mempunyai keinginan untuk selalu tetap bersama dan tidak pernah
berkelahi dalam setiap ada masalah apapun, harus bisa bersikap dewasa dalam
menyelesaikan masalah apapun masalah itu dan sekecil apapun itu.
Saat ini, saya
sudah berusia 18 tahun dimana saya harus berkembang lebih dewasa dan tidak bersikap
seperti anak kecil lagi. Mengejar segala impian saat ini yang sedang saya
perjuangkan dan saya utamakan ingin menjadi yang terbaik di antara yang terbaik
dari lainnya. Prinsip saya tidak ada kata lelah atau menyerah dalm menggapai
sesuatu keinginan, selama di depan saya masih ada kesempatan untuk maju dan
tetap berusaha. Semua harus di jalankan dari bawah atau biasa kita mendengar
pribahasa “Berakit-rakit kehulu berenang-renang ketepian, Bersakit-sakit dahulu
bersenang-senang kemudian” merasakan suatu hal yang dimana semua harus penuh
dengan usaha keras dan tak kenal lelah, saya percaya suatu saat nanti saya bisa
merasakan hal yang sangat manis hasil dari usaha saya belajar di unindra. Di
tinggal seseorang bukan berarti hidup saya berhenti sampai disini, kehidupan
masih panjang dan masih akan terus berjalan akan saya jadikan pengalaman berharga
karna dia telah mengajari saya arti sebuah kekecewaan dimana pada saat itu saya
harus bersabar dan melawan rasa bersedih yang berlarut-larut karna di tinggal
seorang yang berharga. Kehidupan masih panjang dan masih akan terus berjalan,
selama masih di beri kehidupan dan kesempatan saya harus mengisi hari-hari
dengan ceria tidak untuk memikirkan hal yang tidak penting untuk di masa depan.
Masa
lalu akan saya jadikan pembelajaran untuk kedepannya yang lebih baik lagi,
karena masa lalu tidak perlu di ingat dan tidak perlu untuk di kenang. Saya
yakin suatu saat nanti Allah pasti mengirimkan kepada saya seseorang yang
terbaik di antara yang terbaik dari sebelumnya. Saya tidak mau terus menerus
terpuruk atas masa lalu yang sudah terjadi dan mengharapkan orang yang sudah
mengecewakan saya, saya percaya dimana dan kapan waktunya suatu saat nanti saya
akan bertemu dengan seseorang yang telah Allah kirimkan. Untuk saat ini saya
tidak terlalu memikirkan seseorang tapi yang saat ini harus saya fikirkan
bagaimana saya bisa sukses dan bisa membahagiakan kedua orang tua dengan cara
dan hasil sendiri, saya tidak ingin terus-menerus membebani dan menyusahkan
atau merepotkan orang tua terutama ibu yang sudah banting tulang bekerja
membantu ayah untuk mencukupi kebutuhan hidup. Apapun yang Allah kasih ke keluarga
saya, saya akan mensyukuri segala nikmatNya dan terus berdoa agar di luruskan
dan di tunjukan jalan untuk segala urusan kehidupan saya. Apapun itu rintangan ataupun cobaan
Insyaallah akan saya hadapi dengan tenang dan sabar. Semua akan indah pada waktunya
begitupun masa depanku. Apapun rintangan yang menghadang akan saya lewati
dengan cara terus belajar dari sebuah kesalahan, suatu kegagalan harus bisa di
ubah untuk menjadi yang lebih baik bukan untuk menyerah dan putus asa, putus
asa hanya akan menghancurkan kehidupan dan tujuan hidup. Untuk apa hidup jika
di dalamnya hanya ada penyesalan, mudah menyerah, dan putus asa dalam segala
kegagalan yang telah terjadi. Menurut saya, apapun rintangan pasti akan dapat
kita lewati jika kita terus berusaha untuk memperbaiki dengan niat untuk
menjadi yang lebih baik lagi.
Sudah
12 tahun saya menjalani sebagai seorang pelajar, tugas ibu saya sebenarnya
sudah selesai untuk membiayai saya sekolah. Karena sekolah wajib seorang anak
adalah 12 tahun tapi jika orang tua masih ingin saya terus melanjutkan dan
orang tua masih tetap memberi semangat, saya akan terus maju untuk bisa
membanggakan dan menjadikan kenyataan karena ibu sangat menginginkan saya
menjadi seorang yang berguna untuk keluarga dan orang lain di luar. Segala
macam pengalaman sudah saya lewati selama 12 tahun, dari masa-masa kanak-kanak,
beranjak dewasa, dan sampai sekarang sudah menjadi dewasa. Pengorbanan orang
tua akan selalu saya ingat sampai kapanpun sampai saatnya saya bisa melihat
orang tua dan keluarga menangis bahagia karena saya sudah menjadi orang hebat
dan sukses. Ridho orang tua sangat penting untuk kesuksesan anaknya, saya yakin
semua anak di bumi ini tidak mungkin ingin melihat orang tuanya sedih semua
anak pasti ingin melihat orangtuanya menangis bahagia. Kebahagiaan tidak bisa
di bayar dengan apapun, begitu pula melihat air mata seorang ibu di pipi itu
sangat anugerah dan sangat mempunyai arti kebanggaan tersendiri karena
kebahagiaan hanya bisa di rasakan dengan orang-orang yang mempunyai semangat
tinggi untuk maju. Ayah ibu adalah anugerah untuk saya.
Saya
sangat senang bisa bertemu dan berteman dengan mereka karena segala pelajaran
hidup sudah saya pelajari dari arti
kesetiaan berteman, menjaga persahabatan dan kompak dalam segala sesuatu hal. Saya
mempunyai kepribadian selalu menjaga perkataan saat ingin berbicara kepada
teman karena yang saya takutkan adalah saya mengeluarkan perkataan yang tidak
saya sengaja dan tanpa saya sadari sudah menyakiti hati orang lain, saya tidak
ingin mempunyai musuh di dunia ini saya hanya ingin memperbanyak kawan bukan
lawan. Untuk apa mempunyai musuh karena itu sangat tidak berguna itu hanya
merugikan diri sendiri karena di benci oleh banyak teman. Masalah yang sering
datang dalam sebuah pertemanan adalah kesalahpahaman terkadang teman suka
berburuk sangka terhadap kita tanpa kita menyadari kita telah melakukannya. Solusi
harus kita cari dalam sebuah permasalahan, salah satunya yaitu dengan cara
bermusyawarah atau membicarakan permasalahan tersebut bersama-sama dan saling
mengeluarkan pendapat dan menyaring solusi pendapat dari semua pihak menjadi
satu solusi yang bisa untuk dijadikan jalan keluar.
Menghormati
yang lebih tua dari kita itu juga termasuk tahap menuju kedewasaan, dimana kita
harus benar-benar menjaga sikap dan perkataan saat berbicara. Kedewasaan juga
tidak dapat di ukur dengan umur semua ada di dalam diri kita masing-masing dan kepribadian diri sendiri,
jika umurnya masih belum mencapai kedewasaan tapi dia sudah memiliki
kepribadian yang sopan dan kebiasaan yang baik dalam menghormati dia akan mudah
untuk menerapkan dimana saja dia berada. Umur sudah dewasa tapi dia tidak bisa
menerapkan kedewasaannya sama saja dia belum bisa untuk belajar dewasa dalam
lingkungan sekitarnya. Belajarlah dan biasakanlah belajar dewasa sejak dini
agar kita tahu arti pemikiran yang lebih baik untuk di terapkan di kehidupan
bermasyarakat dan agar semua orang menganggap positif sikap kita terhadap
mereka. Ingin memiliki pekerjaan yang mapan adalah keinginan setiap orang,
begitu juga saya. Masa depan akan selalu saya nanti dan akan selalu saya gapai
dengan cara bekerja keras, saya tidak akan menyerah dalam sebuah rintangan atau
cobaan hidup akan saya perbaiki menjadi yang lebih baik lagi selagi saya mampu
untuk bisa memperbaikinya. Niat di dalam diri itu sangatlah penting bagi saya,
karena dengan adanya sebuah niat di dalam diri semua kegiatan atau persoalan
bisa di hadapi dengan hati yang tulus dan tenang, niat untuk menjadi lebih baik
dan menjadi orang yang sukses. Saya tidak akan menyerah dengan tugas yang dosen berikan kepada saya walaupun itu sulit
sekalipun harus di kerjakan sebaik mungkin dan sebenar mungkin untuk
mendapatkan nilai yang memuaskan, berusaha untuk terus menghadiri setiap
perkuliahan, rajin masuk untuk memenuhi absen yang baik, ingin menjadi
mahasiswi yang berprestasi, berguna untuk diri sendiri dan masyarakat di
lingkungan sekitar saya. Mohon maaf bagi pembaca jika ada kekurangan dalam
karangan ini, karena saya hanya manusia yang tidak luput dari sebuah kesalahan.
Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar